Jumat, 25 September 2020

 

MEMBANGUN KARAKTER DI SEKOLAH: Praktik Baik Strategi Penguatan Karakter di SMPIT LHI Bantul Yogyakarta

Artikel Proyek Akhir DKT Daring Penguatan Karakter Episode 1

 

Oleh: Fourzia Yunisa Dewi, S.Pd.

fourziayunisa@gmail.com

 

Tidak bisa kita hindari bahwa kita sekarang hidup di zaman yang serba cepat dengan kecanggihan teknologi dan informasi yang luar biasa berkembang yang melahirkan generasi baru yang berbeda dengan generasi sebelumnya. Kita diberi kemudahan dalam segala aktivitas namun di sisi lain mendapatkan imbas negatif yang lebih besar apabila kita tidak mempersiapkan generasi penerus dengan keterampilan yang cukup dan karakter yang kuat. Hal ini sudah mulai menjadi perhatian pemerintah dengan diluncurkannya kurikulum 2013 dan pada tahun 2017 dicanangkan PPK dengan peraturan presiden Nomor 87 tahun 2017. Saat ini kemendikbud juga sedang gencar mengkampanyekan bagaimana nilai-nilai pancasila harus ada dalam diri para pelajar Indonesia dengan membumikan profil pelajar pancasila.


Namun, tantangan yang dihadapi adalah bagaimana pendidikan karakter ini tidak sekedar menempel di semua mata pelajaran sebagai pengetahuan secara kognisi namun secara holistik dan terintegrasi dapat terasah dan terejawantahkan dalam kehidupan keseharian. SMPIT LHI Banguntapan Bantul mengimplementasikan strategi penguatan pendidikan karakter dengan menerapkan beberapa hal berikut:

Membangun filosofi pendidikan dan branding sekolah

Seluruh warga sekolah memahami bahwa filosofi pendidikan di SMPIT LHI sesuai dengan logo sekolah yaitu pohon berbuah bintang. Ibarat sebuah pohon, siswa adalah biji yang mempunyai potensi untuk tumbuh sesui keunikan masing-masing. Maka, tugas warga sekolah adalah bagaimana menciptakan lingkungan yang baik untuk mendukung tumbuhnya biji tersebut menjadi pohon yang sempurna dan berbuah lebat yang bermanfaat untuk sekitar.

Menumbuhkan Karakter Melalui Proses Pembelajaran

Tim guru mendesain pembelajaran dengan memasukkan indikator nilai-nilai karakter yang akan dibangun dan menjadi perhatian bersama baik guru maupun siswa. Siswa belajar secara kontektual dengan pembelajarn-pembelajaran berbasis proyek (PBL).


 Melibatkan Masyarakat Sekitar Sekolah

Pelibatan masyarakat sekitar dalam pendidikan karakter menjadi suatu keniscayaan dimana masyarakat sekitar akan memberikan pengalaman langsung bagaimana seharusnya kita berinteraksi dengan komunitas setempat, melatih empati, dan kemandirian. Kegiatan yang dilakukan diantaranya pengabdian masyarakat, magang profesi dan pengenalan budaya setempat (Lost in Kotagede)

Membangun karakter melalui komunitas

Melalui komunitas, siswa akan belajar banyak hal terutama bagaimana menjadi bagaian dari suatu kelompok miniature masyarakat. Selain OSIS, SMPIT LHI memberikan fasilitas setiap komunitas kelompok di sekolah mempunyai struktur organisasai seperti komunitas ekstrakulikuler, Language Ambassador dan forum komunitas lainnya.



Rutin harian, pekanan dan bulanan untuk mendukung penguatan karakter.

Setiap pagi siswa mengikuti apel pagi dan menyimak motivasi pagi dari para guru, sholat duha dan tilawah kelompok. Sekolah juga membuat nilai-nilai bulanan untuk menjadi tema yang diusung semua warga sekolah ( Values of the Month).

Melibatkan orang tua untuk mendukung  program penguatan karakter

Orang tua menjadi partner utama dalam mendidik karakter siswa, maka perlu adanya kesepahaman dan komunikasi yang baik antara sekolah dan rumah. Orang tua dilibatkan dalam penilaian sikap, diskusi bulanan juga sekolah memfasilitasi kegiatan parenting online .



REFERENSI:

Larmer, Jhon., John Margendoller.,dan Suzie Boss. Setting the Standard for Project Based Learning:

A Proven Approach to Rigorous Classroom Instruction. ASCD. Alexandria: 2015

Santosa, Hari. Fitrah Based Education. Cahaya Mutiara Timur. Bekasi.  2016         

Tim PPK Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Modul Penguatan Pendidikan Karakter Bagi Kepala Sekolah. Direktorat PTK Pendidikan Dasar dan Menengah Dirjen GTK Kemendikbud. 2017


  MEMBANGUN KARAKTER DI SEKOLAH: Praktik Baik Strategi Penguatan Karakter di SMPIT LHI Bantul Yogyakarta Artikel Proyek Akhir DKT Daring P...